BUAT SAYA, TAHUN 2011 ITU ADALAH……

Ramalan tahun 2011! Berdasarkan penelitian singkat saya di berbagai majalah (mulai dari majalah pria pamer perut sixpack, wanita dengan senyum sensual, sampai majalah bobo), berbagai situs internet, sampai infotainment di TV, hidup seorang Libra, tidak akan bagus dan banyak gejolak negatif! Selain itu, kalau dari perhitungan China, shio kerbau juga akan mengalami banyak kesialan, terutama di tengah tahun! Parahnya, saya adalah Libra dan Bershio kerbau! Rasanya seperti menerima ‘paket combo kesialan’, hehe.

Apalagi yang ngomong bukan sembarangan. Mereka adalah orang-orang dengan gelar ‘Ki’, ‘Madame’, ‘Mama’, ‘Miss’, ‘Suhu’. sampai ‘Mbah’. Mulai dari dukun bernama Jawa, kaum gipsi yang nomaden, sampai para suhu di negeri tiongkok sana. Bahkan para cenayang dari Amerika juga tidak ketinggalan memprediksi. Bisa jadi mereka adalah lulusan dari universitas perdukunan terbaik domestik maupun luar negeri! 😀

Lalu, bagaimana dengan hidup saya sampai tahun 2011 hampir berakhir? Setujukah Tuhan dengan pendapat para mereka? Inilah ‘GBHE 2011’ atau ‘Garis-Garis Besar Hidup Erdit tahun 2011’ :

1.Buku Pertama saya ‘Merah Putih di Benua Biru’ Rilis di Februari 2011. Gila! Saya sampai lulus kuliah di tahun 2008, nggak pernah kebayang kalau saya bisa menulis sebuah buku dan diterbitkan dan muncul di toko buku di Indonesia dan dipublikasikan luas di beberapa media dan yang paling penting dapat respon yang baik dari pembaca.

2. Satu pintu terbuka, maka akan terbuka pintu-pintu lainnya. Gara-gara nulis buku, saya ketemu banyak temen baru. Mulai dari sesama penulis, mahasiswa dan pelajar, sampai wartawan. Saya bisa sharing berbagai cerita dengan mereka. Dan rasanya saya seperti menemukan kebahagiaan lain, yang nggak saya dapat atau beda dari kerjaan saya sehari-hari. Rasanya ajaib banget saat cerita saya bisa kasih manfaat ke teman-teman yang lebih muda. Kaya ada geli-geli senang di hati gitu lah istilahnya. Bahagianya, bahkan ngalahin jatuh cinta. Bersyukur! Karena seumur hidup, di tahun inilah saya merasa bisa jauh lebih berguna buat orang lain. Cieeeh.

Sharing di salah satu sekolah di Jakarta.

Cerita tentang buku di Jakarta Globe

3. Di tahun 2011, tepatnya bulan Juni, saya memutuskan resign dari kantor saya setelah tiga tahun bekerja. Rencanannya, pada September 2011, saya akan melanjutkan kuliah S2 di Eropa. Pilihannya Inggris atau Belanda. Ya, lanjut kuliah memang sudah jadi tujuan dari dulu. Saya sengaja resign lebih awal untuk mempersiapkan tes IELTS. Tes pertama gagal. Tes kedua, sepertinya juga akan gagal. Tapi kenyataannya, saya berhasil. Tapi, apakah saya jadi berangkat di bulan September? TIDAK!

4.Di tahun ini juga saya mendapatkan pelajaran besar: Setiap keputusan ada risikonya. Dan yang terpenting adalah, melakukan yang terbaik dari keputusan yang kita ambil. Hadapi risikonya, bukan menyesali keputusannya. Penyebabnya adalah ini:

Saya nggak jadi berangkat kuliah bulan September. Karena siapa? Tuhan! Eits, tunggu saya nggak menyalahkan Dia. Saat itu, ada beberapa masalah, yang membuat saya saya ragu untuk berangkat September. Nggak sreg. Rasanya terlalu mepet. Apalagi nenek, yang dekat banget dengan saya, sedang sakit parah!

Saya pun, secara tumben-tumbenan, meminta petunjuk dari Sang Maha Pengatur! Sebetulnya saya malu sih jadi manusia yang ’tiba-tiba religius’. Begitu bingung dan butuh petunjuk, baru deh sholat lebih banyak, baru deh berdoa dengan benar, baru deh ini-itu, dan baru deh-baru deh lainnya. Cuma ya dibanding jadi Musyrik karena minta-minta sama yang ‘lain’, hehe.

Akhirnya, saya dapetin petunjuk kalau saya harus menunda keberangkatan saya menjadi awal tahun 2012 melalui sebuah mimpi! Sumpah, ini keputusan paling berat dan absurd yang saya ambil tahun 2011. Tapi, saya mencoba yakin karena sebelumnya sudah istikharah minta petunjuk.
Keputusan ini punya risiko besar. Pertama, saya harus mulai proses pendaftaran kuliah dari awal lagi. Parahnya, pilihan jurusan dan universitas di bulan Januari lebih sedikit. Kedua, saya sudah resign dari pekerjaan utama saya di bulan Juni, karena yakin akan berangkat kuliah september. Ini berarti, ada kemungkinan saya harus menggunakan tabungan saya sampai akhir tahun 2011, walaupun alhamdulilah, masih ada pemasukan dari royalti buku dan kerjaan freelance.

5. Tahun keajaiban! Ya, berbagai masalah yang terkesan ‘acak’ kemunculannya dan membuat saya harus menunda keberangkatan kuliah, terilhat ‘jelas’ alasannya di bulan November. Tuhan memang hebat banget dalam mengatur segala sesuatu. Masalah itu memang sengaja dibuat agar saya menunda kuliah saya. Karena apa? Karena di akhir tahun ini diumumkan, kalau saya mendapatkan beasiswa dari University of Westminster di London, Inggris.Bayangin kalau saya tetap memaksakan diri pergi bulan September! Saya nggak akan dapat beasiswa ini kan? Hebatnya, kampus saya ini terletak di dekat Baker Street, jalan yang jadi markasnya detektif hebat Sherlock Holmes, yang ceritanya nggak pernah bosan saya baca berulang kali dari jaman SMP dulu. Oiya, saya akan mulai kuliah pada bulan Januari 2012! Rasanya lebih enak dari mimpi. Karena ini nyata! 😀

Yeay, Visanya dapat!

London!!! (foto diambil dari http://www.britishmovers.co.nz)

Salah satu gedung kampus saya nanti di London

6. Nenek saya meninggal! Ya, ini adalah kejadian paling berat di Tahun 2011. Kita deket banget, terutama karena dia suka baca juga. Dia suka cerita seperti Sherlock Holmes dan kita suka berdebat panjang karena dia termasuk orang yang 100 persen percaya sebuah teori konspirasi yang mengatakan kalau Hitler meninggal di Garut .

Tapi, di sisi lain saya senang juga. Pertama, dia terbebas dari penyakit Kanker yang nyerang paru-paru sampai pita suaranya. Kedua, dia sempat menyelamati saya ketika tahu kalau saya dapat bea siswa. Ketiga, saya masih di Indonesia, saat dia meninggal, bahkan bisa melihat langsung ‘panggilan terakhir’ Tuhan untuknya. Terakhir, ayah saya jadi dapat tambahan teman di ‘surga’ 🙂

Ya, itulah 2011! Memang banyak juga yang buat kecewa, tapi tetap nggak ada yang terbekas, karena anugerah tahun ini begitu besar! Ya, ternyata saya mendapatkan ‘beking’ terhebat buat mengalahkan segala ramalan-ramalan itu, yaitu: Tuhan. *muka alim mode on*

Lalu, bagaimana dengan tahun 2012? Yang jelas saya masih menanti kejutan-kejutannya! Dan juga menanti jodoh! Haha, ujungnya curcol. *keplak kepala sendiri*

Oiya, Saya juga berjanji untuk semakin nyempetin waktu berbagi cerita di sini, di sela kesibukan kuliah nanti. Selamat tahun baru teman! 🙂

Advertisements

Single Post Navigation

4 thoughts on “BUAT SAYA, TAHUN 2011 ITU ADALAH……

  1. Mantapss..!! itu yg pertama kali kluar dr pikiraan saya, dan allah tdk pernah meninggalkan hamba2nya.. terus berjuang yah erdit, tetap semangat !! sabar n ikhlas dlm menjalankan semuanya.. dan semua akan indah pada waktunya..amien.

  2. Foto visanya tegang abis! Hahahaha
    Sukses broooo 😀

  3. ikut happy bgt bacanyaaa! keep in touch yaa dit :))

  4. congrats erdiiit 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: