Keberuntungan (Kesialan) Adis?

Agustus 2009

Pertemanan itu bagaikan “jembatan” antara kesialan dan keberuntungan. Beruntung punya teman yang super-baik, tapi sial juga punya sahabat yang super-pelit. Tapi, gimanapun dia sahabatmu. Jadi, mau ga mau, harus diterima apa adanya, atau lebih tepatnya seadanya saja. Nah saat ini, saya yang lagi giliran beruntung, sementara si Adis, sahabat saya yang baik, itu lagi kena sialnya.

“Dis, lo dimana?”

“Jogja dit, ada gawean”. Kebetulan dia adalah seorang PR Consultant yang menghandel salah satu perusahaan multinasional besar di Indonesia.

“Wah kebetulan, nitip oleh-oleh kerajinan khas Jogja dong!”, kata saya

“Apaan?”, Nada suaranya memalas.

“Oleh-oleh khas Jogja. Suvenir yang bisa gue bawa ke Eropa dis. Yang murah-murah aja. I Trust You!”

 “Oke, budget berapa dit?”, tanya Adis.

“300 ribu!”

klik.

Seminggu pun berlalu semenjak percakapan singkat tersebut.

“Nih semuanya.”, kata Adis sambil menunjukkan barang-barang yang saya minta. 

Selusin pembatas buku cantik berdesain wayang. Dua lusin pensil kayu bertanda wayang kulit kecil di ujung atasnya. Dua lusin tempat pinsil bermotif batik. Wayang kulit Rama-Shinta. Selusin tempat koin kecil. Barang-barang tersebut sudah berpindah semua ke tangan saya.

Semuanya akan berguna untuk workshop budaya Indonesia yang akan saya lakukan di kelas-kelas sekolah Polandia. Saya bisa menggunakannya untuk melakukan praktik bermain wayang atau bahkan suvenir tersebut bisa saya jadikan kuis untuk mengetahui pengetahuan mereka mengenai Indonesia. Mantab!

Thanks dis! Lo jadi sponsor gue kan. Jadi ga perlu gue ganti. Nama lo bakal tercantum nanti di novel gue. DEMI TERSEBARNYA BUDAYA INDONESIA DI EROPAH!”, jelas saya berapi-api.

 “Ahhh kaaan..lo mah..”gerutunya.

Hmmmm, tapi sedikit aneh ya kawan-kawan. Kalau memang sudah tertebak, kenapa dia beliin juga ya?, hehe. Ah, sudahlah. Dia memang baik. Atau memang dia sial berteman dengan saya. Sudahlah,  “ikhlas kan dis?”

Advertisements

Single Post Navigation

One thought on “Keberuntungan (Kesialan) Adis?

  1. Hahahahahaha.. Lo emang paling bisa dit, kasian adis bangkrut hahahaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: