Salju Pertama Polandia

14 Oktober 2009, 07.30 A.M. Terbangun karena rasa dingin teramat sangat. Dua selimut tebal, sweater, kaos, kaos dalem, plus lapisan lemak di tubuh saya seakan tidak sanggup lagi menahan udara yang menusuk. Gulang-guling. Menukik-menikuk. Telentang-tengkurep. Meringkuk-ringkuk. Ga ngaruh. Saya menyerah dan memutuskan untuk bangun. Kemudian melihat jendela. Dan akhirnya saya menemukan alasan mengapa hari ini begitu dingin. Salju. Ya, Salju pertama telah turun di Polandia.

salju pertama

salju pertama

Damn. Pantas saja ruang tamu tempat saya selalu menumpang tidur di rumah Ibu Any & Pak Haris apabila datang ke Warsawa terasa sangat dingin. Jauh Lebih dingin dari biasanya. Salju ternyata telah datang. Tidak diperkirakan. Daun-daun belum sepenuhnya jatuh. Sebagian gugur, sebagian masih menguning, dan sebagian masih berwarna hijau segar. Ya, salju datang tanpa diundang. Sedikit kecepatan dari jadwal seharusnya. Ini baru awal musim gugur, tapi entah mengapa salju telah turun.

Ada beberapa hal yang wajib saya lakukan dan tidak lakukan kalau melihat putihnya salju dan merasakan dinginnya udara seperti ini:

  1. Tidak Mandi. Tidak akan..
  2. Langsung sarapan, kebetulan nasi goreng buatan Mba Idoh sudah siap!
  3. Buat teh panas..dengan gula sedikit.
  4. Megang cangkir berisi teh panasnya..
  5. Melihat ke luar dan merenung.

Ya, merenung. Sama seperti melihat aliran air di sungai, ketika melihat musim berganti pun saya selalu teringat dengan “jatah” waktu saya. Apakah sudah cukup dewasa? Untuk segera menjadi pemimpin yang bisa dipercaya atau untuk menikah, hehe. Sebagian teman-teman saya sudah beranak-pinak sementara saya masih plintat-plintut doyan kentut. Bahkan, atasan saya juga meminta saya belajar menjadi lebih dewasa selama petualangan saya di sini. Dia bilang bahwa pembelajaran diri itu yang terpenting!

Saya masih merenung, apakah yang sudah saya lakukan untuk membantu orang lain. Almarhum ayah saya selalu bilang dengan bijak: Bergunalah buat orang lain, jangan banyak meminta. Putihnya salju mengingatkan saya akan momen menyedihkan saat pertemuan terakhir kami di Bandara. Ketika itu dia mau berobat di Cina karena kanker. Dan meninggal di sana. Beliau cium pipi saya, kanan dan kiri, kemudian jidat saya, dan memeluk saya. Beliau menangis. Ya, mungkin belia tahu, ini akan menjadi pertemuan terakhir. Beliau sadar kalau dia akan dijemput oleh DIA yang Maha Kuasa.

Tapi itulah yang menjadi titik awal saya berani bermimpi. Mimpi apapun. Dari mimpi meraih sukses, bisa travelling, menikahi wanita idola, bikin buku, sampai kuliah lagi di luar negeri suatu saat nanti dan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan orang lain.

Kesuksesan yang cara meraihnya dan hasilnya merupakan versi “sukses” saya sendiri. Bukan “sukses” versi almarhum bapak saya. Atau bahkan Ibu saya. Jalan sukses yang paling saya yakini benar, karena saya tidak mau menyalahkan orang tua saya kalau ternyata jalan yang beliau pilih ternyata salah. Tapi, saya juga tidak buta. Kalau memang saran beliau, saudara, teman, sahabat dan siapapun ternyata memang saya pikir baik untuk saya jalani, maka akan saya lakukan.

Maaf jika tulisan ini terlalu pribadi. Tapi, suasana ini menegur saya yang terkadang lupa untuk tetap teguh menjalani apa yang saya yakini di masa depan nanti.

Sekarang saatnya saya keluar dari renungan saya dan mencoba rasanya:

AYOOO MEMAKAN DAN MENJILAT SALJU!

Advertisements

Single Post Navigation

2 thoughts on “Salju Pertama Polandia

  1. Karinatasha on said:

    I ♥ this story 🙂

  2. Dit? salam kenal… kumaha damang?
    Numpang tanya, Polandianya dimana? Warsawa?
    Btw, bisa krm email gak, nih (saya gak ngikutan FB)… ada yg mau saya tanyain…And erditya punya teman2 di krakow gak(maksudnya yg muslim,Indonesia…)? kalo ada kenalin ke riry yah… 2 mggu lagi kami move to Krakow… slm kenal yah… (^-^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: