Kejutan Angka 3: Orkestra Angklung Terbentuk!

Ada kejutan menyenangkan hari ini.

Sobieski Szkola, Hari ke-3, sesi ke-3. Mulai detik ini saya akan menghadapi makhluk-makhluk berbeda di sekolah ini: Anak SMA. hmmmm, Anaaaak SMA! Perlu strategi baru nih, soalnya atmosfernya pasti beda dengan kelas-kelas sebelumnya yang diisi bocah-bocah ingusan di Gimnasium atau SMP di sini.

Berbicara soal anak SMA, entah mengapa saya selalu tersenyum. Teringat saat masih kuliah dulu, saya selalu sengaja pulang melewati beberapa SMA di kota Bandung untuk melihat “bunga” yang masih muda. Tanpa sadar, kebiasaan tersebut pun menjadi hobi yang selalu dilakukan hampir tiap hari. 5 hari dalam seminggu!

Teman-teman kampus saya pun  punya julukan istimewa untuk saya: “Erdit si Pedofil”! Selain itu, tiap ada anak SMA melintas, pasti mereka lansung teriak memanggil saya. Intinya, kalau mau tahu tipe wanita erdit saat itu, gampaaaaang! Syarat nomer 1: Harus masih SMA.

Saat itu, saya hanya menganggap anak SMA adalah sesuatu yang lebih segar. FRESH. Mereka masih menjadi sosok yang sok dewasa. Mereka penuh ide-ide. Sulit ditebak. Belum terlalu dibekab oleh teori-teori kehidupan. Kesimpulannya: Hidup itu SENANG! Saya senang bergaul dengan mereka. Membuat saya merasa lebih muda. Heey, jangan anggap saya pedofil, karena waktu itu juga saya masih 17-21 tahun. Masih cukup muda untuk bergaul dan menjadi “kakak” mereka. hehe..

Nah, inilah yang saya rasakan sekarang. Senang karena akan menghadapi murid SMA di Polandia, yang tentunya lebih enak untuk diajak diskusi soal kultur, sosial, budaya antar negara. Tapi, saya juga merasa sedikit tegang dan tidak percaya diri. Karena saya tahu anak SMA usilnya luar biasa setengah mati. Ya, bagaimanapun, saya juga dulu pernah menjadi muda….

Satu-persatu mereka masuk kelas. Tatapannya tampak dingin. Cuek dan terlihat tidak antusias. Beberapa murid datang dengan membawa roti dan sebagainya. mmmm,pertanda mereka lebih tertarik untuk makan dibanding menaksikan aksi saya di hadapan mereka. Tapi murid wanitanya tetap cantik siiih, hehe.

Kelas sudah penuh. Paling penuh, selama saya melakukan workshop disini. Entah ini kabar baik atau tidak, tapi yang jelas rasanya makin mual juga melihat puluhan murid menyesaki ruangan kelas ini. Sial, saya pun semakin mual! Keringat dingin…Takut workshop kali ini akan gagal.

Oke, presentasi dimulai!  Saya menjelaskan secara sekilas mengenai Indonesia. Satu murid pria mengangkat tangan ingin bertanya. “ Apakah orang Indonesia masih suka makan orang?”. Mereka pun semua langsung terbahak-bahak!

Sial! saya langsung dihajar pertanyaan usiiil ! Oke saya akan menjawabnyaaa! Dengan mimik aneh seaakan mau mau makan orang (entah gimana itu caranya membuat mimik tersebut)  “mmmm, orang Indonesia lebih suka makan Kurzcak (ayam) dibanding makan kamu”…! Berhasiiiiil. Mereka pun tertawa. Humor saya berhasil menghangatkan suasana,  karena saya berhasil mengucapkan ayam dalam bahasa Polandia dengan benar.

Pertanyaan usil yang membuahkan keajaiban! Tatapan mereka tidak lagi sebeku sebelumnya. Selanjutnya, panggung pun saya kuasai. Presentasi saya lakukan dengan lancar. Salah satu sukarelawan praktik memainkan wayang golek dengan bahasa Inggris dan Polandia di hadapan teman-temannya. Suasana pun langsung heboooh. Apalagi ketika salah satu murid, Hans, mengubah suaranya ketika memainkan sosok cepot. Piotrek, salah satu murid pria, bahkan ingin membeli salah satu dari wayang ini.

Orkestra Angklung Tambahan

Mulai hari ini, saya juga bisa menggunakan angklung milik saya sendiri yang sempat dikhawatirkan tidak sampai ke Polandia. Dengan kualitas yang baik, alunan bambu yang dimainkan 8 orang murid-murid ini pun terdengar sempurna. Sangat merdu. Bukan hanya para murid yang terpsona dengan suaranya. Bahkan, saya pun merasa langsung bersyukur angklung ini ditemukan.

“kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing”…bel berbunyi. Padahal kami baru memainkan satu lagu. Dengan berat hati, saya pun berniat mengucapkan terimakasih dan menyudahi workshop ini. Tapi, kejutan! Mereka tidak membiarkan saya langsung pulang. Mereka masih mau main angklung. Masih mau menghabiskan waktu bersama saya, si pemuda sok keren dari Indonesia. Sebagian murid juga masih asyik sendiri di pojok kelas memainkan tiga tokoh wayang golek yang saya bawa.

Orkestra angklung Sobieski dimulai. Kami memainkan dua lagu. Dengan percaya dirinya. saya juga mengajak mereka untuk memainkan orkestra dadakan yang saya ciptakan. Sebelumnya, mohon maaf kepada ahli dan pemain angkung, kalau saya justru mengacaukan teknik atau irama bermain angklung yang benar.

Mmmm, nama lagu ini: Symphony Do Mi Sol Erditya. Nada di awalnya berhasil membuat mereka kagum. Apalagi, ketika suara dari angklung yang dipukul-pukul di bagian ujungnya menggema di ruangan. Saya pun jadi merasa bangga sama diri sendiri bisa menciptakan musik dadakan dengan angklung. Ya, karena saya juga seorang pemula! Tapi, karena namanya dadakan, beberapa nada selanjutnya terasa tidak harmonis. Walaupun saya tahu ada nada yang salah,  muka saya tetap menunjukkan kepedean 100 %, hehe!

Kemudian, mereka memainkan lagu-lagu Polandia. Lagu-lagu anak yang simpel. Salah satu dari mereka, Mikaw, mengambil alih tongkat komando. Dia menjadi konduktornya, dan saya pun diusir hanya menjadi pemain di bawah arahannya.

Selanjutnya, lebih parah! Saya pun hanya menjadi penonton, dan mereka asik sendiri berlatih beberapa lagu Polandia yang simpel dengan angklung saya, hehe. Saya senang! Hari ketiga di Sobieski Szkola, Sesi Ke-3, Tepat Jam 3. Sobieski Angklung Symphony dadakan telah terbentuk!

 

 
 

 

Advertisements

Single Post Navigation

One thought on “Kejutan Angka 3: Orkestra Angklung Terbentuk!

  1. wow..
    keren juga lo Dit.. harusnya lo bawa gitar listrik lo juga dan nunjukkin skill Paul Gilbert lo di depan mereka..
    pasti pelet lo makin sukses tuh utk mendapatkan ‘adik’2 baru..!!
    hahaha!!

    dan kalo udah sukses, yaa bagi2 dikit laah buat kami2 ini…
    hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: