The 1st Day: Selalu Menegangkan

Hari pertama. Tegang. Mencoba tenang. Hasilnya: KLIMAKS!  

Hari pertama. Pertama kali lahir, manusia biasanya langsung menangis. Jantungnya berdetak cepat. Namun, tanpa tangisan dan detak jantung yang cepat, bayi itu bermasalah! So, that’s why mungkin mengapa secara alamiah manusia yang hidup selalu merasa tegang dan jantungnya berdetak cepat saat melakukan hal yang baru dan benar-benar pertama kali. Saya manusia, jadi saya pun tegang.  Perut mulas, makan pun malas. Tapi, huff dan hufff, tarik nafassssss, mencoba untuk tenang.

Akhirnya, program Enter Your Future dari AIESEC Lublin dimulai! Hari ini, saya dan Fernanda, exchange participant asal Brazil, akan berbagi waktu untuk melakukan culture workshop di hadapan siswa-siswi Junior High School di Sobieski Szkola, Lublin. Kami akan memiliki dua sesi, masing-masing 1.5 jam lamanya.

Fernanda mendapat giliran yang pertama. Wanita brasil yang satu ini memang luar biasa. Umurnya masih 19 Tahun, tapi pengetahuannya tentang brazil sungguh luar biasa. YA IYALAAH, KARENA DIA EMANG ORANG BRAZIL! Tetapi, kombinasi pengetahuan dan kecantikan latina-nya tampaknya mampu membius para murid, terutama para siswa.

Sekarang, giliran saya..Presentasi saya mulai dengan pemutaran video resmi dari Visit Indonesia Year 2009. Mereka, terpukau dengan indahnya Indonesia, dengan alamnya, lautnya, air terjunnya, budayanya dan semuanya. Jujur, pada sesi pertama semuanya sulit. Tegang saya belum habis, para murid pun masih tampak malu-malu. Parahnya, saya merasa mereka membicarakan diri saya saat presentasi berjalan, mungkin karena batik yang saya kenakan. Cukup aneh mungkin bagi mereka, tetapi inilah Indonesia! Negeri kaya budaya dan tradisi. Bahkan dapat Anda lihat dari bajunya saja. Sesi pertama dengan 15 murid berjalan baik, walaupun tidak luar biasa.

Sebelumnya saya sempat kaget dan tidak percaya kalau mereka berumur 13-15 tahun. Beberapa siwa (pria tentunya)SMP disini sudah berambut panjang, dan wanitanya bahkan sudah sepeti anak kuliah semester akhir di Indonesia. Sooo, Dandaaan. Tapi, tetaaap, CANTIK.hehe…

Selanjutnya, sesi kedua dimulai, 20 murid hadir!  Saya semakin tenang & percaya diri. Video tentang Indonesia tetap menjadi hal pertama yang saya presentasikan kepada mereka. Mereka pun semakin menunjukan antusiasmenya terutama ketika saya menunjukkan boneka berwajah merah dan mencoba berdialog dengan bahasa Polandia seadanya. Ya, dialah cepot, si wajah merah asal Jawa Barat. Sebagian dari mereka dengan malu-malu mencoba memainkan beberapa wayang golek yang saya bawa. Ketika video wayang golek diputar, suasana langsung jadi seruuu..

Selanjutnya, saya melakukan pelajaran Bahasa Indonesia. Lebih tepatnya kami saling mengajarkan bahasa masing-masing. kata pertama yang saya ajarkan kepada para siswa tersebut adalah bagaimana cara mengucapkan “BOROBUDUR” dengan benar. Tidak hanya itu, saya juga mengajarkan mereka untuk mengucapkan “SAYA CINTA KAMU”. Saya pun diajarkan mereka bagaimana mengucapkan rasa cinta itu dengan bahasa Polandia yaitu, “KOCHAM CIE”, dibacanya koham cew! Strategi ini cukup berhasil untuk mencairkan suasana. Mereka pun tertawa, saat mencoba mengucapkan bahasa Indonesia. Suasana mencair.

Pada sesi kedua ini, kami juga sempat menyanyi bersama. Claudia dan Gosi (baca.Gosya), dua orang siswi seklolah ini, mengajarkan saya dan cepot untuk bernyanyi bahasa Polandia. Tidak hanya itu, saya bersama beberapa siswa pun mencoba melakukan tari kecak. Kami pun dengan hebohnya mengeluarkan suara cak..cakk..caakkk..caakkk…caaaaaaaaaak dengan kedua tangan di atas. Suasana semakin seru!

Terakhir, saya melakukan permainan angklung. Sebenarnya angklung yang saya pinjam dari KBRI terlalu kecil untuk dimainkan sendirian oleh saya. Tapi, the show must go on! lagu Twinkle..Twinkle Little Star pun mengalun dari alat musik bambu ini. Mereka cukup terkesima. Tapi, jujur dalam hati saya kecewa, karena suaranya tidak lagi indah, karena angklung di KBRI sudah sedikit rusak karena cuaca dingin di sini.

Klimaks terbaik. Di akhir sesi, saya membagikan angklung kepada 8 orang sukarelawan. Ya, Let’s Play! Setelah mengajarkan bagaimana cara menggoyangkan angklung, saya pun menjadi konduktor dadakan. Hasilnya: Kami memainkan salah satu lagu dari sound of music dan cant stop falling in love-nya Julio Iglesias. Hasilnya lumayan, tapi sungguh luar biasa untuk konser dadakan perdana kami di kelas : ). Sebetulnya, permainan anglung ini saya lakukan juga di sesi pertama sebelumnya. Tapi, sesi kedua tetap menjadi yang terbaik dan terindah! Gimana dengan besok….Let’s Pray! GOOD LUCK.

 

 

 

 

.

Advertisements

Single Post Navigation

6 thoughts on “The 1st Day: Selalu Menegangkan

  1. Parahnya, saya merasa mereka membicarakan diri saya saat presentasi berjalan, mungkin karena batik yang saya kenakan. Cukup aneh mungkin bagi mereka, tetapi inilah Indonesia!… dit, ge pikir bukan karena batik yang lo kenakan, tapi mereka mikir ko ada yang orang indonesia se _LUCCCCUUUUUU_ ello…

  2. MEMBANGGAKAN !!! TERAMINGGO !! GOOD JOB dit!! mendengar cerita lo , gw ikut merasakan serunya 1,5 jam bersama lo.. ha3..hebat banget presentasinya ada angklung, lo bisa main angklung ya smpe bawain 3 lagu gitu.. great! gw suka cara lo mencairkan suasana, dgn belajar bahasa.. setiap orang pasti punya interest thdp bahasa baru yg mereka dengar, great3!! keep on update ya dit,, sukses buat aktivitas selanjutnya!!

  3. erdityaarfah on said:

    @ Keeen..i hopee soo.. karena murid2 cw Polandia ga membosankan untuk dilihat..haaha..joking..nanti lulu ngamuk lagii..

    @sha: yaa gue cuma bisa dua lagu sih sebenernya..tapi gampang maennya..yaa mereka juga ga sadar kooo itu lagu apa…hahaha..doakan yaa sha..bilang ke laras dan shirin ditunggu komen2nya sama gue..haha..

  4. putra pratama on said:

    maaaaan!!!!

    gua ga pernah tau lo bisa nulis kaya gini.
    salut!

    pertama kali gua ga sengaja dapet info klo lo bikin blog, gue langsung penasaran pengen tau kaya apa tulisan lo. setelah gue baca sih, SURPRIZED bgt dit!!
    seneng banget bacanya.
    gua g tau juga apa ini pengalaman pertama lo nulis? atau elo sebenernya dah berpengalalaman dalam tulis menulis sebelumnya yang gue ga pernah tau dan baca.kalo lo dah berpengalaman dalam tulis menulis sebelumnya, ya brarti gua g surprized lagi dooong,berarti emang guanya aja yang ga pernah tau lo emang suka nulis dr dulu.

    gua sampe berpikir, gimana caranya elo bisa bercerita pengalaman lo dengan cukup detail gini? disetiap tulisannya, lo juga bisa munculin sesuatu yang menarik dan pengen terus gua baca mpe abis. tapi ada beberapa kalimat2 sedikit filosofis dan puitis yang dibuat menjadi menarik dan tidak sok filosofis yang gua g nyangka juga darimana lo blajar bikinnya. hehehehehe

    sukses dit!!!
    titip cewe bule polandia yak satu aja buat gue.
    kabar2i kalo ada info2 ttg cari pengalaman ke luar negeri kaya gini.
    daripada ngarepin DEPLU kan agak2 gak mungkin yah.

  5. ehem ehem…
    video-videonya Cepot-nya dari siapa tuh…?
    hihihi

  6. erdityaarfah on said:

    ahahhaa.Kerjaan gue di kantor memang menulis iklan tha. Jadi terbiasa. Ah, tapi ini mah emang karena pengalamannya emang menarik jadi gitulah. hahaa. dukung terus tha. gw bakal usahain tiap minggu update terus. Nanti pas gue pulang bakal gue tulis juga gimana caranya biar anak muda bisa ke luar negeri,manapun, dengan biaya minim atau gratis sekalipun. update terus, dan komen2 terus. ditunggu masukan2nya..

    CW Polandia.Maunya sih gw bawa banyak tha kalau bisa. SHIT! cantik2….yaa udah eropa timur soalnya..wiiiiw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: